Kamis, 21 Maret 2019

Teknologi Mobil: Sejarah, Perkembangan Dan Jenisnya


TEKNOLOGI MOBIL: SEJARAH, PERKEMBANGAN DAN JENISNYA



Mobil tidak lepas dari Otomotif, Teknik Otomotif adalah salah satu cabang ilmu teknik mesin yang mempelajari tentang bagaimana merancang, membuat dan mengembangkan alat-alat transportasi darat yang menggunakan mesin, terutama sepeda motor, mobil, bis dan truk. Teknik otomotif menggabungkan elemen-elemen pengetahuan mekanika, listrik, elektronik, keselamatan dan lingkungan serta matematika, fisika, kimia, biologi dan manajemen.

Cabang-cabang dari teknik otomotif meliputi: Perencanaan (Product atau Design), Pengembangan (Development), Produksi (Manufacturing), Perawatan (Maintenance).


Teknologi Otomotif

Dalam Teknologi Automotif, menguasai sistem-sistem yang ada alat-alat transportasi darat merupakan suatu keharusan. Sistem tersebut terdiri beberapa sistem utama dan puluhan subsistem. Sistem tersebut dapat dikelompokkan: Mesin (engine), Mesin pembakaran dalam (internal combustion engine),Sistem bahan bakar (fuel system), Tangki bahan bakar, Pompa bahan bakar, Karburator atau Sistem injeksi bahan bakar, Sistem pengapian (ignition system), Sistem pemasukan udara dalam ruang bakar (intake system), Sistem pembuangan udara hasil pembakaran (exhaust system), Sistem pendinginan (cooling system), Sistem pelumasan (lubricating system), Sistem keseimbangan roda (spooring balancing), Pemindah daya (power train), Sistem transmisi (transmission system), Rangkaian penggerak (drive train), Transfer case (untuk penggerak 4 roda), Penggerak akhir (final drive), Roda (wheel), Sistem kemudi (steering system), Sistem suspensi (suspension system), Sistem rem (brake system), Bodi, Sistem listrik (electrical system).

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN
Mobil sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia modern. Keberadaan mobil sangat membantu mobilitas manusia saat melakukan aktivitas sehari-hari. Apalagi sekarang, model dan tipe mobil sudah sangat beragam. Mulai dari family wagon atau sekarang lebih dikenal dengan sports utility vehicle (SUV), hingga kelas sedan luxury yang memberi kenyamanan lebih.

Mesin yang ditawarkan pun sudah sangat beragam. Seperti kelas 1.000-1.500 cc untuk mobil-mobil perkotaan. Atau mobil bermesin di atas 2.000 cc yang banyak digunakan oleh mobil-mobil dengan penggerak empat roda. Namun kali ini kita tidak akan membahas varian mobil yang ada saat ini. Kali kita akan menjelajahi sejarah mobil. Bagaimana proses dan perkembangan mobil dari abad 19 hingga memasuki milenium kedua ini?

Pra 1880-an
Jauh sebelum orang lain memikirkan sesuatu yang bisa membawa mereka ke tempat lain dengan lebih muda, Leonardo da Vinci sudah membuat konsep “mobil” pada 1478. Konsep ini belum menggunakan mesin dan masih berupa sket di atas kertas.

MOBIL (kependekan dari otomobil yang berasal dari bahasa Yunani ‘autos’ (sendiri) dan Latin ‘movére’ (bergerak)) adalah kendaraan beroda empat atau lebih yang membawa mesin sendiri. Jenis mobil termasuk bus, van, truk. Pengoperasian mobil disebut menyetir.

Bila yang dimaksud mobil seperti sekarang ini, cukup sulit untuk menentukan siapa penemunya. Mobil sebenarnya terdiri dari ribuan komponen yang ditemukan dan dikembangkan secara bertahap. Meski demikian, bisa disebutkan bahwa Nicolaus J. Cugnot adalah orang pertama kali yang berhasil menluncurkan kendaraan berbadan besar, beroda tiga, dan bermesin uap. Kendaraan ini digunakan untuk menarik meriam pada tahun 1769.

Gambar ini adalah gambar dimana, kendaraan hasil ciptaan Nicolaus J. Cugnot sedang menabrak tembok. Dan kecelakaan ini tercatat sebagai kecelakaan mobil pertama di dunia

kendaraan hasil ciptaan Nicolaus J. Cugnot

Setelah itu insinyur lain yang membuat kendaraan sejenis adalah William Murdock yang bekerja sama dengna James watt dari Inggris. mereka berhasil mengembangkan dan meluncurkan mesin bermesin uap pada 1784.


Sketsa mobil uap

 Richard Trevitchick

Richard Trevitchick juga berhasil membuat dan meluncurkan kendaraan bermesin uap. Pada 1830, kendaraan beroda enam ciptaan Sir Goldswarthy Gurnay mampu meluncur dengan kecepatan 25km/h. Hingga awal abad 20, berbagai kendaraan bermesin uap terus diciptakan meskipun mesin uap berbahaya karena sering kali meledak.

Sejak pertengahan abad ke-19, perancangan mobil berkembang secara pesat. pada tahun 1860, Jean Joseph E. Lenoir, dari Perancis, berhasil menciptakan mesin pembakaran dalam berbahan bakar campuran batu bara dan gas serta campuran udara atmosfer. Mesin ini bekerja tanpa kompresi, dimana campuran bahan bakar dan udara dimasukkan ke dalam silinder pada saat torak berada diseparuh langkah, kemudian dinyalakan dengan suatu pematik api (busi), sehingga tekanan gas dalam silinder naik mendorong torak sampai akhir langkahnya dan membuang gas hasil pembakaran keluar. Efisiensi mesin ini hanya 5% tetapi mampu menghasilkan daya sampai 6DK.

Ratusan tahun kemudian, sebuah kendaraan bermesin mulai dibuat manusia. Menggunakan mesin uap ini digunakan untuk membantu pergerakan kebutuhan militer Prancis pada 1870-an dalam membawa peralatan perang. Mesin uap ini dibantu oleh tiga roda penggerak. Kecepatannya saat itu diyakini sama dengan kecepatan manusia saat berjalan.

Dekade 1880
Penemuan mesin diesel pada 1882 menjadi babak penting dalam sejarah mobil. Tepatnya pada Januari 1882, ketika sebuah mesin berbahan bakar solar mulai diperkenalkan dan kemudian banyak digunakan masyakarat. Saat pertama dibuat, mesin diesel ini muncul sebagai tonggak karena mampu membuat mesin yang lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar. Mesin diesel terus dikembangan dan masih tetap digunakan sebagai salah satu mesin mobil.


Cikal bakal mobil 1886

Setelah itu barulah muncul kendaraan dengan mesin berbahan bakar bensin. Menggunakan tiga roda sebagai penggerak, kendaraan ini diciptakan oleh ahli mesin asal Jerman, Karl Benz pada 1885.


Gottlieb Daimler dan Karl Benz

Tak mau kalah, di Amerika Serika Henry Ford telah membangun mobil pertamanya pada 1886. Inilah cikal bakal mobil-mobil di era modern.

Pada saat yang sama berkembang berbagai penemuan baru yang memperbaiki kinerja mesin lama. Pada tahun 1886, Nicolaus A. Otto dan Eagen Langen berhasil mengembangkan suatu mesin berbahan bakar bertekanan atmosfer dimasukkan kedalam silinder, dinyalakan dengan busi terjadi gas pembakaran yang bertekanan tinggi dan mampu mendorong torak untuk melakukan langkah ekspansi sampai membuang gas pembakaran tersebut. Efisiensi yang didapat oleh mesin ini adalah 11%. Mesin ciptaan Otto ini disebut mesin pembarkaran dalam 4 langkah dan dipatenkan pada 1876
 

Sketsa mobil bahan bakar abad 19 awal


Charles E - Frank Duryea

Pada 1890 Charles E dan Frank Duryea dari AS berhasil menciptakan mobil bermesin bensin pertama. Pada 1898 Louis Renault menemukan batang penggerak sebagai ganti rantai yang selama ini dipakai untuk memindahkan tenaga mesin ke roda. Tiga tahun sebelumnya, Renault juga menciptakan mesin berpendingin air. Pada 1911, Cadillac Automobile Co., berhasil menciptakan starter listrik, pengapian listrik dengan kumparan dan aki sebagai ganti starter engkol. Pada tahun 1922, ban karet berisi udara sebagai pengganti ban mati atau ban engkel diperkenalkan pertama kali.


Mobil "Velo" Karl Benz (1894).

Paten mobil pertama di Amerika Serikat diberikan kepada Oliver Evans pada 1789; pada 1804 Evans mendemonstrasikan mobil pertamanya, yang bukan hanya mobil pertama di AS tapi juga merupakan kendaraan amfibi pertama, yang kendaraan tenaga-uapnya sanggup jalan di darat menggunakan roda dan di air menggunakan roda padel.

Umumnya mobil pertama mesin pembakaran dalam yang menggunakan bensin dibuat hampir bersamaan pada 1886 oleh penemu Jerman yang bekerja secara terpisah. Carl Benz pada 3 Juli 1886 di Mannheim, dan Gottlieb Daimler dan Wilhelm Maybach di Stuttgart.

Pada 5 November 1895, George B. Selden diberikan paten AS untuk mesin mobil dua tak. Paten ini memberi dampak negatif pada perkembangan industri mobil di AS. Penerobosan spektakuler dilakukan oleh Berta Benz pada 1888. Mesin-uap, listrik, dan bensin bersaing untuk beberapa dekade, dengan mesin bensin pembakaran dalam meraih dominasi pada 1910-an.

Garis-produksi skala besar pembuatan mobil harga terjangkau dilakukan oleh Oldsmobil pada 1902, dan kemudian dikembangkan besar-besaran oleh Henry Ford pada 1910-an. Dalam periode dari 1900 ke pertengahan 1920-an perkembangan teknologi otomotif sangat cepat, disebabkan oleh jumlah besar (ratusan) pembuat mobil kecil yang semuanya bersaing untuk meraih perhatian dunia.

Pengembangan utama termasuk penyalaan elektronik dan self-starter elektronik (keduanya oleh Charles Kettering, untuk Perusahaan mobil Cadillac di tahun 1910-1911), suspensi independen, dan rem empat ban.

Dekade 1900
Di awal abad ke-20 ini mobil-mobil sederhana yang sudah diciptakan mulai mengalami evolusi. Saat pertama diperkenalkan, mobil saat itu belum menggunakan stir bulat seperti yang kita kenal saat ini.

Sebelum 1900, stir mobil berbentuk setengah lingaran saja. Bahkan ada yang menggunakan semacam tongkat untuk menggerakan roda depan ke kanan dan ke kiri. Setelah 1900, stir bulat mulai dipakai dan memang lebih memudahkan pergerakan mobil.


Mobil pertama Henry Ford

Kecepatan mobil pun sudah mulai bertambah tinggi. Bisa mencapai 15-20 km/jam. Sudah lebih cepat dibanding kecepatan orang berjalan kaki yang sekitar 6 km/jam. Karena itulah pemerintah negara bagian Alabama, Amerika Serikat, membatasi kecepatan maksimal mobil saat itu hanya 12 km/jam.

Di era ini Ford mulai mengenalkan Model T yang fenomenal. Berkat bantuan mesin, proses pembuatan mobil ini melesat dari 7,5 unit/jam menjadi 146 unit/jam.

Pada 1913 lahir mesin hybrid pertama di dunia. Adalah Ferdinand Porsche yang menemukan mesin hybrid yang diberi nama Lohne-Porsche Mixte Hybrid. Usia Porsche saat menemukan mesin ini baru 18 tahun.

Dekade 1920
Di dekade ini, mobil sudah mulai menjadi bagian dari kehidupan manusia. Bahkan sudah menjadi industri yang terus berkembang seiring munculnya penemuan-penemuan baru yang terkait mobil.


Mobil Duesenberg tahun 1920

Di Amerika Serikat bahkan banyak bermunculan industri yang menciptakan mobil dari mulai skala kecil hingga skala besar. Namun, tampaknya hanya mereka yang bermodal besar saja yang mampu bertahan. Dari sekitar 253 industri kendaraan pada 1908, jumlahnya menjadi hanya tinggal 44 saja pada 1929. Dari jumlah itu, 80 persen pasar dikuasi oleh Ford, General Motor, dan Chrysler. Pada dekade ini, mulai diperkenalkan radio mobil. Sehingga pemilik mobil tidak lagi merasa kesepian ketika berkendara seorang diri.


Ford Model T adalah salah satu mobil pertama yang harganya terjangkau konsumen (1927).

Pada tahun 1930-an, kebanyakan teknologi dalam permobilan sudah diciptakan, walaupun sering diciptakan kembali di kemudian hari dan diberikan kredit ke orang lain. Misalnya, pengemudian roda-depan diciptakan kembali oleh Andre Citroën dalam peluncuran Traction Avant pada 1934, meskipun teknologi ini sudah muncul beberapa tahun sebelumnya dalam mobil yang dibuat oleh Alvis dan Cord, dan di dalam mobil balap oleh Miller (dan mungkin telah muncul pada awal 1897).

Setelah 1930, jumlah produsen mobil berkurang drastis berpasan dengan industri saling bergabung dan matang. Sejak 1960, jumlah produsen hampir tetap, dan inovasi berkurang. Dalam banyak hal, teknologi baru hanya perbaikan dari teknologi sebelumnya. Dengam pengecualian dalam penemuan manajemen mesin, yang masuk pasaran pada 1960-an, ketika barang-barang elektronik menjadi cukup murah untuk produksi massal dan cukup kuat untuk menangani lingkungan yang kasar pada mobil. Dikembangkan oleh Bosch, alat elektronik ini dapat membuat buangan mobil berkurang secara drastis sambil meningkatkan efisiensi dan tenaga.

Dekade 1940
Di pertengahan abad 20 ini, kondisi dunia tengah dilanda peperangan. Industri otomotif pun terkena imbasnya. Mereka jadi fokus untuk menciptakan kendaraan yang bisa bermanfat di medan perang.


Jeep militer tahun 1940-an

Salah satu penemuan terpenting di dekade ini adalah kendaraan dengan penggerak empat roda (four wheel drive). Kendaraan ini sangat pas digunakan untuk medan perang yang punya kondisi tanah tidak rata. Kendaraan militer ini punya kecepatan yang cukup tinggi meski harus menjelajahi wilayah berkontur naik turun. Saat ini, orang mengenalnya dengan sebutan Jeep.

Dekade 1950
Setelah perang dunia selesai, pabrikan otomotif kembali bisa mengembangkan teknologi yang mereka miliki saat itu. Muncul mesin dengan teknologi injeksi pada Januari 1951. Mobil pertama yang menggunakan mesin injesi ini adalah Gutbrod Superior dan Goliath GP 700 E sports coupe. Kedua mobil ini resmi dipasarkan ke masyarakat dan mendapat sambutan cukup positif.


Goliath GP 700 E

Awal 1956, teknologi baru kembali ditemukan. Kali ini prototipe catalytic converter mulai dibuat. Ini merupakan imbas dari kecemasan masyarakat saat itu terhadap jumlah karbondioksida yang terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah kendaraan yang makin meningkat.

Namun, teknologi karya Eugene Houdry tersebut saat itu masih sebatas uji coba dan diterapkan untuk mesin berbahan bakar bensin. Tapi, ide ini bisa dibilang sudah jauh melangkah ke depan dibanding teknologi yang berkembang saat itu.

Dekade 1960
Sejarah mobil memasuki era yang lebih maju.  Mobil sudah semakin memasyarakat dengan desain yang lebih compact dan fungsional.


VW Beetle 1960

Hal ini tak lepas dari pengaruh kehadiran VW Beetle yang punya desain tidak biasa dan ditahbiskan sebagai mobil rakyat. VW Beetle menjadi inspirasi dari kemunculan seri Corolla,  Civic, dan Focus yang merupakan mobil-mobil pionir dengan desain lebih simpel dan tidak besar. Sejak saat itu, produsen mobil mulai berlomba menciptakan kendaraan yang lebih simpel.

Dekade 1970
Sisi keamanan penumpang di kendaraan mulai diperkenalkan di dekade ini. Dimulai dengan munculnya teknologi airbag pada 1974. Ditambah dengan sabuk pengaman yang bisa membantu penumpang terhindar dari cedera parah saat mengalami kecelakaan.


Wagon 1970

Hal ini tak lepas dari kecepatan mobil yang terus bertambah tinggi. Mesin-mesin yang digunakan punya kapasitas semakin besar yang berdampak dengan kecepatan maksimal yang lebih tinggi.

Terbukti pada 1970, sebuah kendaraan bermesin khusus mampu melesat hingga 1.000 km/jam. Kendaraan yang diberi nama “Blue Flame” ini ditahbiskan sebagai kendaraan tercepat di bumi saat dilakukan tes di Padang Garam Bonneville, Utah, Amerika Serikat.

Dekade 1980 dan 1990
Setelah Amerika Serikat sempat merajai otomotif dunia beberapa dekade, mulai 1980, muncul pesaing berat. Jepang yang porak poranda akibat perang sudah mulai kembali bangkit. Merek-merek Jepang seperti Honda dan Toyota bahkan sudah mampu menembus pasar Amerika Serikat. Produsen Jepang menawarkan kendaraan yang berbeda dari produk Negeri Paman Sam, sehingga menarik minat masyarakat di sana.


Toyota Prius 1997

Teknologi yang dikembangkan pun mampu bersaing dengan mobil-mobil produksi Amerika Serikat dan Eropa. Seperti ketika Toyota untuk pertama kalinya memperkenalkan Toyota Prius yang fenomenal pada 1997. Toyota Prius menjadi mobil hybrid pertama di dunia. Mobil ini menjadi inspirasi dari mobil-mobil berteknologi masa depan yang diproduksi puluhan tahun kemudian.

Dekade 2000
Sejarah mobil terus berkembang secara positif pada milenium kedua. Sejumlah teknologi terbaru banyak bermunculan. Semuanya bertujuan untuk menciptakan kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.


Honda FCX Clarity 2007

Keinginan menciptakan kendaraan ramah lingkungan terlihat saat Peugeot mampu membuat pemerintah dan produsen otomotif di Eropa mulai menggunakan filter di mesin mobil. Penggunaan filter ini akhirnya menjadi keharusan bagi seluruh mobil produksi Eropa demi kesehatan para penggunanya. Honda pun tak mau kalah. Pada 2007 pabrikan asal Jepang ini mulai memproduksi mobil berbahan bakar hidrogen yang ramah lingkungan. Mobil produksi Honda ini diberi nama FCX Clarity.

Masa Depan
Mesin yang hemat bahan bakar dan ramah lingkungan menjadi fokus setiap pabrikan otomotif di dunia. Meski masih sebatas skala prototipe, produsen menujukkan keseriusan mereka terhadap dampak dari makin banyaknya CO2 di muka bumi. Seperti yang dimunculkan VW saat memperkenalkan protitipe kendaraan hemat bahan bakar mereka pada Maret 2013. Saat itu, VW menunjukkan mobil buatan mereka yang mampu menempuh jarak 100 km cukup dengan 1 liter bensin saja.

Di dunia balap Formula 1 juga mulai diperkenalkan kendaraan dengan menggunakan tenaga baterai. FIA selaku otoritas balap mobil dunia sudah mulai mengadakan event balap mobil listrik ini pada 2014. Rencananya, pada 2018 ini akan mulai diadakan balapan mobil formula dengan mesin bertenaga listrik.

Teknologi paling maju saat ini adalah yang dikembangkan oleh Tesla. Pabrikan ini menciptakan mobil otonom laiknya pesawat dengan mode autopilot. Meski banyak mendapat kritikan, tapi minat masyarakat terhadap mobil otonom ini ternyata cukup besar.


mobil ferarri


mobil masa depan

Penutup
Begitulah perjalanan sejarah mobil selama lebih dari satu abad ini. Semuanya berawal dari penemuan kecil yang terus dikembangkan hingga akhirnya tercipta sebuah mobil yang bisa bermanfaat untuk kehidupan manusia.

Dipastikan akan terus muncul teknologi dan temuan terbaru dalam dunia permobilan ini. Semuanya bertujuan untuk membuat hidup manusia bisa lebih mudah dan tentu saja tanpa melupakan lingkungan yang tetap bersih, aman, tertib dan sehat.


Referensi:




2 komentar:

  1. Info yang Menarik (^_^), kunjungi blog saya di: http://titihmarket.blogspot.com/

    BalasHapus