Jumat, 22 Maret 2019

Terbang dengan Flyboard Air (Hoverboard)


Terbang dengan Flyboard Air (Hoverboard)

  


Kali ini kita akan membahas teknologi masa depan yang lain tentang manusia terbang. Zapata Racing telah mencapai impian umat manusia dan menawarkan sebuah alat yang mampu menerbangkan manusia dengan menggunakan inovasi Flyboard Air. Alat ini melalui proses yang panjang selama 4 tahun untuk uji coba hingga mendapatkan hasil yang maksimal. Flyboard Air mampu melakukan penerbangan hingga setinggi 10.000 kaki dengan kecepatan maksimal 150km/jam (93,2 mph) dan mampu bertahan di udara (waktu terbang) sekitar 10 menit. Meskipun alat ini masih dalam tahap prototipe dan tidak dipasarkan untuk masyarakat umum, namun hal itu sudah menunjukkan bayangan kepada kita bahwa sesungguhnya alat untuk manusia terbang bukanlah sesuatu yang mustahil.

Saat ini, Flyboard masih diperuntukkan untuk sarana rekreasi untuk merasakan sensasi manusia terbang dengan menyewakannya seharga $250 (atau sekitar Rp 3.000.000) sekali terbang. Tentu saja harga yang ditawarkan sebanding dengan sensasi yang akan anda rasakan selama melayang di udara bersama alat ini.

Dengan kecepatan maksimal 150km/jam, alat ini mampu mengalahkan kecepatan speedboat dan jet sky. Anda dapat mengendalikan navigasi alat ini melalui tombol pada tuas yang telah disediakan untuk mengatur kecepatan, ketinggian maupun pada saat mendarat di landasan.

Flyboard sendiri mengandalkan tekanan udara untuk membuatnya melayang maupun bergerak ke depan melalui kinerja mesin turbin dan dilengkapi dengan ransel berisi bahan bakar. Dan untuk menggunakannya, pengguna cukup berdiri dan mengikatkan papan terbang ini pada kaki dan selanjutnya mengendalikannya. Meskipun belum dipasarkan untuk masyarakat umum, pihak perusahaan berjanji akan mengembangkan Flyboard yang bisa digunakan oleh petugas keamanan dan komersil. Franky Zapata juga berharap bisa menciptakan sebuah teknologi baru yang dapat merubah cara orang bepergian tanpa perlu merasakan yang namanya kemacetan.

Seorang juara jet ski, Franky Zapata mengembangkan Flyboard Air yang digerakan oleh mesin jet. Bentuk Flyboard terbilang cukup kecil. Hanya berupa pijakan untuk dua kaki dengan dan sebuah mesin jet yang menyemburkan tekanan ke bawah. Meski terlihat meragukan, ujicoba pertama yang dilakukan Zapata dengan Flyboard sukses menuai pujian. Flyboard dapat membawanya terbang dengan cukup lancar di udara.

Zapata memilih untuk terbang di atas permukaan air atas alasan keamanan. Semburan jet yang begitu kencang bisa berbahaya apabila mengenai manusia. Selain itu, ia juga berjaga-jaga jika saja terjadi gagal mesin dan membuatnya terjatuh.


Akan lebih aman jika terjatuh di air dibanding di atas tanah.

Semburan jet terlihat begitu keras, panasnya bisa membakar manusia.

Melihat bagaimana aksi Zapata bermanuver dengan mudahnya, terkesan akan sangat menyenangkan jika bisa menjajal Flyboard. Tetapi hanya orang profesional yang bisa mengendalikannya. Zapata masih terus mengembangkan Flyboard agar lebih aman dan nyaman saat diterbangkan.


Franky Zapata dan Flyboard

Franky Zapata sendiri tak lain adalah pendiri Zapata ™, sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam pengembangan teknologi dan produksi perangkat bertenaga air dan jet. Franky juga menjadi penemu Flyboard, sebuah perangkat (yang juga menjadi merk dagang) yang dapat terbang dan menyelam di dalam air dengan teknologi penggerak hidro.

Berkat aksi memukaunya dalam mendemonstrasikan produk berteknologi terbarunya tersebut di lepas pantai Sausset-les-Pins, Perancis bagian selatan, Flyboard Air akhirnya tercatat dalam Rekor Dunia Guinness sebagai hoverboard dengan jarak penerbangan terjauh yaitu 2.252 meter. Rekor ini mengalahkan rekor dunia sebelumnya yaitu 275,9 meter yang dibukukan pada 2015 oleh penemu hoverboard lain asal Kanada, Catalin Alexandru Duru.

Spesifikasi luar biasa Flyboard Air ini dihasilkan oleh sistem canggih yang diterapkan pada satu set turbin dibawah papan, sensor penyeimbang di udara pada pengendali kontrol wifi serta tangki bahan bakar yang disimpan dalam tas ransel pengendara.

Sumber:




0 komentar:

Posting Komentar