Science and Techology on Campus

We can find Science and Techology material on Campus

Science and Techology on Enterprice

We can find Science and Techology material on Enterprice

Science and Techology on Kindergarten School

We can find Science and Techology material on Kindergarten School

Science and Techology on Elemntary School

We can find Science and Techology material on Elemntary School

Science and Techology on General Society

We can find Science and Techology materiel on General Society

Jumat, 08 Februari 2019

Teknologi Kamera: Sejarah dan Perkembangan Kamera


Teknologi Kamera: Sejarah dan Perkembangan Kamera

Jika Anda penyuka fotografi, mungkin Anda menggunakan kamera setiap harinya. Entah itu untuk memotret kejadian sehari-hari, pemandangan, atau momen khusus misalnya pernikahan. Namun, tahukah Anda perkembangan kamera tersebut? Sejarah kamera dapat ditelusuri lebih jauh ke belakang daripada pengenalan fotografi. Kamera berevolusi dari kamera obscura, dan terus berubah melalui banyak generasi teknologi fotografi, termasuk daguerreotype, calotype, Dry Plates, film, sampai dengan kamera digital

1. Kamera Obscura
Kamera obscura adalah kamera pertama dalam sejarah fotografi. Obscura berasal dari bahasa Latin yang artinya “ruang gelap”. Kamera ini berbentuk seperti sebuah kotak dengan ruang gelap atau kedap cahaya di dalamnya. Kamera obscura dapat memantulkan cahaya melalui dua buah lensa konveks, yang kemudian menempatkan gambar pada film/kertas di titik fokus pada lensa kamera. Catatan tertua yang membahas tentang prinsip ini adalah deskripsi yang dikemukakan oleh filsuf Han Cina Mozi (470 hingga 391 SM). Mozi menegaskan bahwa gambar kamera obscura terbalik karena cahaya bergerak dalam garis lurus dari sumbernya.

Alhazen - Kamera Obscura

Pada abad ke-11 fisikawan Arab, Ibnu Al-Haytham (atau yang dikenal pula dengan nama lain Alhazen) menulis buku-buku yang sangat berpengaruh tentang optik, termasuk eksperimen dengan cahaya melalui lubang kecil di ruangan yang gelap.. Kamera ini dikembangkan dengan konsep lubang kecil di kotak gelap yang disinari cahaya mampu menghasilkan gambar. Hal itu menjadi titik awal penemuaan teknologi kamera.


Ilustrasi Prinsip Kamera Obscura

Gambar Seorang seniman menggunakan kamera obscura abad ke-18

Sebelum dipopulerkan Alhazen, pada zaman sebelum Masehi tercatat bahwa konsep ini telah ditemukan oleh seorang filsuf bernama Mozi pada zaman sebelum Masehi.

Joseph Nicéphore Niépce adalah orang pertama yang menghasilkan foto menggunakan kamera pada tahun 1816. Ia menghasilkan foto pertamanya menggunakan kamera yang sangat kecil buatanya sendiri dan dengan menggunakan selembar kertas dilapisi dengan perak klorida. Meskipun saat itu ia belum dapat menghasilkan foto yang permanen, kemudian pada pertengahan 1820-an, Niépce bereksperimen lagi menggunakan kamera obscura yang terfokus pada pelat timah 16,2 cm x 20,2 cm (6,4 in × 8,0) yang dilapisi tipis dengan aspal judea, yaitu aspal yang terbentuk secara alami yang peka akan cahaya. Joseph Nicéphore Niépce adalah orang pertama yang menghasilkan foto menggunakan kamera pada tahun 1816. Ia menghasilkan foto pertamanya menggunakan kamera yang sangat kecil buatanya sendiri dan dengan menggunakan selembar kertas dilapisi dengan perak klorida. Meskipun saat itu ia belum dapat menghasilkan foto yang permanen, kemudian pada pertengahan 1820-an, Niépce bereksperimen lagi menggunakan kamera obscura yang terfokus pada pelat timah 16,2 cm x 20,2 cm (6,4 in × 8,0) yang dilapisi tipis dengan aspal judea, yaitu aspal yang terbentuk secara alami yang peka akan cahaya.

Plat Joseph Nicéphore Niépce – View From The Window At Le Gras

Foto pertama karya Joseph Nicéphore Niépce – View From The Window At Le Gras

Kamera obscura yang tidak praktis mengalami perkembangan. Pada tahun 1660-an, ilmuwan asal Inggris Robert Boyle dan asistennya Robert Hook menemukan kamera portable obscura. Kamera ini merupakan bentuk modifikasi kamera obscura sehingga bentuknya lebih ringkas.

Kamera Obscure Portable
            
Buku karangan Alhazen juga dipelajari oleh ilmuwan barat seperti Joseph Kepler. Ilmuwan ini ahirnya berhasil memperbesar proyeksi gambar yang dihasilkan kamera dengan menambahkan lensa negatif di belakang lensa positif. Robetrt Boyle kemudian juga berhasil membuat kamera kecil tanpa kabel pada tahun 1665.

kamera pertama yang sangat praktis untuk digunakan dalam bidang fotografi ditemukan oleh Johann Zahn, pada tahun 1685. Prinsip kamera model Zahn ini menggunakan slide tambahan sebagai alat untuk memfokuskan objek. Sistem Zahn tersebut mampu memberikan tambahan plat sensitif di depan lensa kamera sebelum melakukan pengambilan gambar.

2. Kemera Daguerreotypes dan Calotypes
Hampir 900 tahun setelah ditemukannya kamera Obscura, pada tahun 1837 Joseph Nicephore Niepce yang berkebangsaan Prancis menemukan konsep fotografi yang praktis, yang kemudian dinamakannya sebagai Daguerreotypes dan dipublikasikan pada tahun 1839. Daguerre menggunakan lembaran tembaga berlapis perak dengan uap yodium untuk memberikan lapisan iodida perak peka cahaya. Setelah terpapar di kamera, gambar dikembangkan oleh uap merkuri dan diperbaiki dengan larutan natrium klorida.

Kamera Daguerreotypes

Di dalam sebuah kotak kecil dengan lubang cahaya, dengan menambahkan pelat tembaga dan perak yang ditambahkan dengan uap yodium maka kamera generasi ini lebih sensitif terhadap cahaya.

Boulevard du Temple by Daguerre

Setelah dilakukan eksposur pada kamera, gambar kemudian terbentuk melalui uap merkuri dan larutan natrium klorida. Niepce bekerja sama dengan partnernya Louis Daguerre dalam penemuan kamera ini, oleh sebab itulah nama kameranya dinamakan dengan nama penemunya.

Henry Fox Talbot menyempurnakan proses yang berbeda yaitu calotype pada tahun 1840 dan di komersilkan. Ia mengembangkan kamera yang sangat sederhana yang terdiri dari dua kotak bersarang. Kotak belakang memiliki layar kaca tanah yang bisa dilepas dan bisa masuk dan keluar untuk menyesuaikan fokus. Setelah pemfokusan, kaca tanah diganti dengan pegangan yang kedap cahaya yang berisi pelat atau kertas peka dan lensa tertutup. Kemudian fotografer membuka cover pada holder, membuka tutup lensa, dan menghitung menit sebanyak yang di inginkan yang disesuaikan dengan kondisi pencahayaan sebelum mengganti tutup dan menutup dudukannya. Meskipun kesederhanaan mekanis ini, lensa achromatic berkualitas tinggi telah menjadi standar.

Kamera Calotype C 1850

3.  Pelat Kering Collidion
Plat kering collodion mulai digunakan orang semenjak tahun 1857, kamera yang satu ini merupakan buah karya dari Desire van Monckhoven. Empat belas tahun kemudian, kamera pelat kering ini dimodifikasi oleh Richard Leach Maddox yang berhasil menciptakan pelat basah yang kualitas dan kecepatan pengambilan gambarnya lebih baik.

Kamera Pelat Kering Collodion

Perjalanan kamera Colliidion terus berlangsung hingga pada tahun 1878 ditemukan emulsi gelatin yang mampu meningkatkan sensitivitas kamera, sehingga kamera bisa mengambil gambar secara spontan.

Saat-saat inilah dimana tripod dan alat bantu kamera lainnya tidak terlalu dibutuhkan untuk mengambil gambar. untuk pertama kalinya, kamera bisa dibuat cukup kecil beratnya tidak terlalu besar untuk dipegang tangan, atau bahkan tersembunyi. Ada proliferasi dari berbagai desain, dari refleks tunggal dan lensa ganda untuk kamera besar dan kamera genggam.

4. Kodak dan Kamera Film
Para fotografer yang lahir di tahun 90-an pasti pernah mengenal kamera yang menggunakan roll film di dalamnya yang kemudian bisa dicetak menjadi sebuah foto. Sebetulnya pengembangan kamera film ini sudah dimulai satu abad sebelumnya, yaitu semenjak tahun 1885 oleh George Eastman yang memulai produksi film kamera, yang kemudian berkembang lagi menjadi seluloid pada tahun 1888-1889.

Kamera Kodak 1888

Kamera Kodak 1910

Kamera film tersebut ia namakan dengan Kodak, yang kemudian mulai dikenalkan kepada masyarakat luas semenjak tahun 1888. Lebih canggih lagi dari sebelumnya, hanya terdiri dari satu buah lensa fokus dan satu shutter speed.

Sampai akhirnya di akhir abad ke-19 Eastman telah berhasil membuat berbagai model kamera film, termasuk kamera berbentuk kotak dan kamera lipat. Walaupun kamera Kodak ini berhasil membuat fotografi menjadi tidak terlalu mahal bagi banyak kalangan, kamera pelat masih banyak digunakan orang waktu itu karena kualitasnya yang lebih baik. Untuk bersaing dengan kamera roll, kamera pelat era ini dilengkapi dengan majalah untuk menahan beberapa pelat sekaligus.

5. Kamera Compact dan Canon
Sejarah kamera dilanjutkan dengan hadirnya kamera compact yang diteliti oleh Oskar Barnack di Leitz. Barnack menggunakan film 35 mm untuk membuat kamera yang dapat menghasilkan perbesaran gambar dengan kualitas sangat baik. Akhirnya, pada tahun 1913 terbentuklah prototipe Ur-Leica, kamera 35 mm yang kemudian pengembangannya tertunda karena adanya perang dunia pertama.

Setelah beberapa kali mengalami perkembangan fitur, kamera Ur-Leica mulai dijual secara luas pada tahun 1923. Semenjak itu, konsumen pengguna kamera merasa sangat puas dan menyambut baik inovasi kamera yang satu ini.

Kamera Leica I 35 mm, 1925

Dari sinilah kemudian muncul perusahaan pembuat kamera saingan Ur-Leica, yaitu kamera Canon yang perusahaannya berpusat di Jepang. Canon juga membuat kamera dengan film cine 35 mm, yang kemudian bersaing ketat dengan Ur-Leica. Kamera yang dibuat di negeri matahari terbit ini kemudian menjadi sangat populer setelah berakhirnya perang Korea yang membuat veteran Jepang banyak membawa kamera ini ke Amerika Serikat. Tentunya hingga kini Canon terus berinovasi memproduksi berbagai kamera canggih lainnya, sehingga sampai saat ini pun bisnisnya masih berjalan dengan subur.

6. TLR dan SLR
TLR merupakan kepanjangan dari twin-lens reflex, sementara SLR adalah akronim dari single-lens reflex. Kamera TLR mulai dibuat oleh Franke&Heidecke Rolleiflex pada tahun 1928, sementara kamera SLR sebagai perkembangan lebih lanjut mulai diproduksi semenjak tahun 1933, yang pertama kali menggunakan 127 roll film.

Kamera SLR Contax S

Secara khusus, kamera TLR dilengkapi dengan dua lensa objektif dengan panjang focal yang sama. Satu lensa berguna untuk tujuan mengambil gambar, sementara lensa lainnya berguna untuk menangkap bayangan yang telah masuk ke lensa pertama. Sementara pada kamera SLR, hanya terdapat satu buah lensa yang sudah dikombinasikan dengan sensor gambar digital.

Kamera SLR dipopulerkan oleh perusahaan Asahi Optical, yang pertama kali meluncurkan kamera SLR 35mm yang dinamakan dengan Asahiflex. Pada tahun 1950-an, mulai banyak kamera SLR yang beredar di pasaran, termasuk Canon, Yashica, dan Nikon.

Kamera SLR 1949

Sementara kamera konvensional menjadi lebih canggih, jenis kamera yang sama sekali baru muncul di pasaran pada tahun 1948. Ini adalah Polaroid Model 95, kamera instant-picture pertama di dunia. Dikenal sebagai Kamera Land setelah penemuanya oleh Edwin Land. Model 95 menggunakan proses kimia yang dipatenkan untuk menghasilkan cetakan positif yang telah selesai dari negatif yang terekspos dalam waktu kurang dari satu menit. Kamera Land cukup diminati meski harganya relatif tinggi dan jajaran Polaroid telah meluas menjadi lusinan model pada 1960-an. Kamera Polaroid pertama yang ditujukan untuk pasar populer, Model 20 Swinger of 1965, sukses besar dan tetap menjadi salah satu kamera terlaris sepanjang masa.

Model Polaroid J66, 1961

Polaroid Model 20 Swinger

Kamera pertama yang mengusung eksposure otomatis yang dilengkapi dengan selenium light-meter adalah Super Kodak Six-20 pack di Tahun 1938, tetapi harganya sangat tinggi sekitar $ 225 saat itu ( setara $ 3912 untuk saat ini ). Pada tahun 1960-an, komponen elektronik berbiaya rendah merupakan hal yang biasa dan kamera yang dilengkapi dengan pengukur cahaya dan sistem exposure otomatis menjadi semakin meluas.

MEC-16 SB 16mm subminiature camera

Kemajuan teknologi berikutnya datang pada tahun 1960, ketika Mec 16 SB subminiature Jerman menjadi kamera pertama yang menempatkan pengukur cahaya di belakang lensa untuk pengukuran yang lebih akurat. Namun, pengukuran melalui lensa pada akhirnya menjadi fitur yang lebih umum ditemukan pada SLR dibandingkan jenis kamera lainnya. SLR pertama yang dilengkapi dengan sistem TTL adalah Topcon RE Super tahun 1962.

7. Kamera Analog
Sejarah kamera fotografi selanjutnya sampai pada tahun 1981 saat dimulainya pembuatan kamera analog, yang teknik pengambilan gambarnya masih bisa menggunakan film seluloid (klise/film negatif). Yang pertama kali membuat kamera analog ini adalah Sony Mavica.

Kamera Sony Mavica

Pada Olimpiade 1984, pertama kalinya kamera analog yang diproduksi Canon digunakan untuk memotret Yomiuri Shinbun yang hasilnya kemudian dimuat di surat kabar Jepang.

Namun seiring perjalanannya, kamera analog kurang mendapat antusias masyarakat karena biaya penggunaannya yang sangat mahal, serta kualitas gambar yang kurang baik jika dibandingkan dengan kamera lain. Aplikasi kamera analog saat ini banyak dipakai untuk kamera CCTV.

8. Kamera Digital
Sejarah perkembangan kamera digital tidak terlepas dari pengembangan video tape recorder (VTR), yakni sebuah teknologi merekam gambar pada televisi. Pada tahun 1951, untuk kali pertama, Bing Crosby Laboratorium membuat versi awal dari VTR. Alat tersebut berfungsi untuk mengambil gambar dari kamera televisi, kemudian mengkonversi gambar tersebut menjadi suatu impuls listrik (digital) dan menyimpannya ke dalam tape magnetis.

Kemudian pada tahun 1956, Charles P. Ginsburg dan Ampex Corporation menyempurnakan VTR dengan meluncurkan versi VR1000 dan umum dipakai oleh industri televisi. Maka dari sanalah, antara kamera video dengan kamera digital memiliki kesamaan dalam penggunaan CCD (Charged Couple Device) untuk mengatur warna dan intensitas cahaya. Sejak saat itulah, era kamera digital telah dimulai dan berkembang secara pesat.

”Pemisahan” wujud kamera digital dengan kamera video terjadi pada tahun 1981, dimana Sony memperkenalkan kamera elektronik komersil pertama mereka yang disebut Mavica. Adapun cara kerja dari kamera digital pertama ini yakni gambar yang direkam ke mini disc kemudian dimasukkan ke dalam video reader yang terhubung ke monitor atau televisi warna. Walaupun Mavica belum dapat dikatakan kamera digital, itu sebenarnya merupakan modifikasi kamera video yang mengambil foto secara spontan.

Sementara itu, sejak pertengahan tahun 1970-an, Kodak Company memiliki beberapa penemuan tentang solid-state atau kejernihan untuk sensor gambar, yaitu mengubah cahaya ke gambar digital untuk penggunaan pada tingkat profesional dan konsumen rumah tangga.

Dilanjutkan tahun 1986, Kodak untuk pertama kalinya di dunia mengenalkan sensor megapixel. Sensor ini mampu merekam 1,4 juta pixel yang dapat menghasilkan 5x7 inci foto digital cetak berkualitas baik pada saat itu. Setahun kemudian (1987), Kodak pun merilis tujuh (7) produk lainnya untuk merekam, menyimpan, memanipulasi, transmisi elektronik, serta untuk mencetak gambar atau objek.Kamera digital pertama kali dikembangkan oleh Fuji pada tahun 1988, yang menggunakan kartu memori 16 MB untuk menyimpan data foto yang diambil. Selanjutnya kamera digital mulai dikenalkan pada masyarakat luas semenjak tahun 1989 oleh Fuji. Pada tahun 1991, dimulailah pemasaran kamera digital Kodak DCS-100 yang beresolusi 1,3 megapiksel.

Kamera Kodak DCS 100

Format foto kamera digital mulai beralih menjadi JPEG dan MPEG yang tidak memakan banyak tempat pada penyimpanan data. Pada tahun 1995, kamera digital dengan kristal cair di bagian belakang lensa mulai dikembangkan oleh Hiroyuki Suetaka dengan nama kamera Casio QV-10.

Format foto kamera digital mulai beralih menjadi JPEG dan MPEG yang tidak memakan banyak tempat pada penyimpanan data. Pada tahun 1995, kamera digital dengan kristal cair di bagian belakang lensa mulai dikembangkan oleh Hiroyuki Suetaka dengan nama kamera Casio QV-10.

Minolta RD-175

Pada tahun 1995 Minolta memperkenalkan RD-175, yang didasarkan pada Minolta 500si, SLR dengan splitter dan tiga CCD independen. Kombinasi ini menghasilkan 1,75 juta piksel.

Kamera DSLR mulai ditemukan pada tahun 1999 awal dengan peluncuran Nikon D1 yang berhasil menekan biaya produksi hingga setngah harga saja. Jenis kamera ini mampu menghasilkan gambar yang sangat baik dan beresolusi tinggi.

Kamera Nikon D1

Hingga kini pun kamera DSLR masih banyak digunakan oleh para fotografer dengan berbagai macam lensa yang bisa dilepas-pasang. Selain itu, secara umum harga kamera DSLR tidak semahal dahulu.

Penjualan kamera digital terus berkembang, didorong oleh kemajuan teknologi yang sangat pesat. Pasar kamera digital tersegmentasi ke dalam berbagai kategori, Kamera Digital Compact Still, Bridge Camera, Mirrorless Compacts dan DSLR.

Sensor CMOS Canon

Salah satu kemajuan teknologi kamera digital yang paling utama adalah pengembangan sensor CMOS, yang membantu mendorong biaya produksi sensor yang cukup rendah untuk dapat di aplikasikan sebagai kamera ponsel maupun smartphone.

Demikianlah perkembangan kamera fotografi dari masa ke masa. Semoga sejarah kamera ini menambah pengetahuan Anda di dunia fotografi.

Referensi:



Selasa, 05 Februari 2019

Maket Titih Corner


Lets Help our friend, family, Brother/Sister struggling earn commission as affiliate marketer
Here are the Market Titih (Corner) videos:



Books


10 Cheap electronic

Underwear

RC Car



Good drone



10 wrench


Onenote - laptop


Huawei - laptop


Watches


 Handphone



Hope you like it, subscribe, and share it, :)


Sources:
  • Youtube
  • http://titihmarket.blogspot.com



Minggu, 03 Februari 2019

Mainan RC (Remote Control): Sejarah Perkembangannya


Mainan  RC (Remote Control): Sejarah Perkembangannya 



Radio-dikontrol (atau R / C) mobil adalah model mobil bertenaga listrik yang dapat dikendalikan dari jarak tertentu menggunakan pemancar khusus. Istilah "R / C" telah digunakan baik "remote control" dan "radio dikendalikan", dimana "remote control" termasuk kendaraan yang terhubung ke controller mereka tanpa kabel, tetapi penggunaan umum dari "R / C" hari ini biasanya mengacu pada kendaraan dikendalikan oleh link frekuensi radio.

RC Mobil yang didukung oleh berbagai sumber. Model listrik yang didukung oleh motor listrik kecil tapi kuat dan dapat diisi ulang nikel-kadmium, nikel hidrida logam, atau polimer lithium sel. Ada juga yang disikat atau brushless motor listrik. Sebagian besar bahan bakar bertenaga model menggunakan mesin glow plug, mesin pembakaran internal yang kecil didorong oleh campuran khusus nitromethane, metanol, dan minyak (dalam banyak kasus campuran minyak jarak dan minyak sintetis), Ini disebut sebagai mobil "nitro".

Baru-baru ini, model besar telah diperkenalkan, didukung oleh mesin bensin kecil, mirip ke pemangkas string motor, menggunakan campuran minyak dan bensin. Mobil listrik umumnya dianggap lebih mudah untuk pemula dibandingkan dengan bahan bakar berbasis model, tapi bisa sama dalam tingkat anggaran yang kompleks dan keterampilan yang lebih tinggi.

RC mobil terdapat on-road dan off-road. Model Off-road, yang dibangun dengan fungsi suspensi penuh off-road, dan pilihan ban lebar, dapat digunakan pada berbagai jenis medan. On-road RC mobil, dengan suspensi jauh lebih sedikit terbatas pada permukaan beraspal halus. Dalam dekade terakhir, kemajuan dalam "di jalan" kendaraan telah membuat supension mereka disesuaikan skala penuh.

Sejarah Perkembangan RC mobil
Banyak orang pasti tahu RC Car atau yang lebih dikenal mainan hobi remote control mobil balap. Ternyata sejarah balap mobil RC sudah dimulai dari awal abad lalu, oleh organisasi clockwork pada tahun 1920-an dan sudah berjalan pada acara untuk balapan mobil  khusus untuk sebuah mobil mainan yang diputar. Pada tahun 1936 Association Model Mobil Balap dibentuk di Inggris dan dipenuhi mobil dengan sumber tenaga karet seperti jarum jam.

Dari model itu menunjukkan bahwa mobil 4WD ban karet bisa mempercepat kecepatannya sampai 40 mph dalam waktu kurang dari 3 detik. Berat mobil biasanya 3 pon, setengah dari mobil tenaga karet. Mobil-mobil akan bergerak dan berjalan lurus hingga garis finish.



balapan mobil clockwork

Dalam beberapa tahun, di Amerika, mesin bensin miniatur sedang dimasukkan ke dalam mobil, tetapi kebutuhan yang lebih besar untuk kontrol diperlukan. Sirkuit dengan konstruksi circular kabel (tether) dibangun dan dengan kecepatan mencapai 60 mph di tahun 1940. Kit mobil-mobil Amerika cenderung akan diproduksi oleh perusahaan seperti Bros Dooling dan Ohlsson & Rice.

Pada akhir tahun 1960 miniatur mobil padat menggunakan system radio control diperkenalkan. Model ini telah dilengkapi dengan servo-controlled steering, pedal gas (throttle) dan rem yang dapat dikendalikan menggunakan radio control. Beberapa tahun berikutnya yaitu pada 1966, mobil radio control (RC car) yang layak secara komersil diluncurkan ke pasar. Mobil mobilan itu diproduksi oleh El-Gi (Elettronica Giocattoli), sebuah perusahaan asal Reggio Emilia, Itali. Model RC Car pertama mereka adalah 1:12 Ferrari 250LM. Kemudian diikuti oleh model 1:10 Ferrari P4 yang pertama kali ditampilkan ke public pada acara Milan Toy Fair tahun 1968.  Pada pertengahan hingga akhir tahun 1960, sebuah perusahaan Inggris yang bernama Mardave mulai memproduksi secara komersial model-model mobil remote control (RC Car). Produk pertama mereka adalah model bertenaga gas dan nitro yang terjual awal 1970.

Selama periode tersebut beberapa produk RC Car komersil mulai diproduksi oleh bebrapa perusahaan kecil di Amerika. Kebanyakan perusahaan ini memulai bisnis mereka sebagai vendor mobil slot dan kemudian berubah haluan sebagai penjual RC car yang semakin populer saat itu. Kit pertama yang diproduksi adalah 1/8 scale nitro-powered alumunium flat pan cars yang menggunakan engine a.21 atau mesin yang lebih kecil dengan bodi yang dibuat dari polycarbonate.

Pada tahun 1976, perusahaan Jepang Tamiya meluncurkan serangkaian model yang lebih detail namun menggunakan mekanik elektrik sederhana. Dengan harga yang lebih mahal, kit-kit keluaran Tamiya yang menggunakan system radio ini terjual dengan cepat. Selanjutnya Tamiya mulai memproduksi model-model RC car yang dapat dirangkai dengan tujuan-tujuan tertentu, yang juga merupakan model pertama menggunakan system suspense asli. Dengan system ini RC car dapat dikendalikan secara virtual.


Sementara itu, di Inggris, justru menunjukan kehandalannya dalam hal ini pada keterampilan rekayasa pemodel dan membangun mobil. Saat ini mobil dari jaman tersebut diburu dan dijadikan barang koleksi bagi penyukanya atau kolektor. Munculnya keinginan untuk balapan dengan beberapa mobil, ditambah dengan munculnya mesin kecil, dari 1 sampai 2.5cc, mengakibatkan Trek Rail dan Mobil Rail. Trek terdiri dari satu bagian rel dan mobil-mobil akan duduk di atasnya, satu mobil per rel.

Beberapa mobil dari periode ini adalah mobil balap arguably, model mobil yang paling elegan yang pernah diproduksi. Tether balap mobil berlanjut hingga hari ini dan mereka adalah mobil model tercepat dari semua jenis. Dari mobil rel dengan mesin pembakaran internal dianjutkan dengan mobil tenaga listrik. Mengontrol kendaraan dengan radio kontrol mungkin ada di pertengahan 1950-an tapi itu belumlah sempurna. Perintah dikirim ke kendaraan hanya memungkinkan untuk berbalik sepenuhnya satu arah atau yang lain alias maju dan mundur. Dengan unit radio di pertengahan-60an yang tersedia, mampu memberikan kontrol proporsional. Input kemudi yang presisi tepat dan kemampuan mengontrol kecepatan. Akhirnya setelah hampir setengah abad impian penggemar mobil model terwujud dengan adanya balapan sesama mobil model.


Balap mobil RC sendiri dimulai di Amerika Serikat pada akhir tahun 1960. Tepatnya kapan masih belum jelas. Apa yang diketahui adalah bahwa di tahun1968 ROAR memegang kejuaraan nasional di Amerika Serikat. Meskipun pertemuan lomba pertama di Inggris diadakan di 1971, itu adalah tahun lain sebelum BRCA dibentuk. Para BRCA menggunakan buku peraturan ROAR sebagai pedoman. Di AS ada proliferasi mobil, di tahun 1969/70 mobil kit (dirakit) telah tersedia. Beberapa produsen berasal dari daerah lain di dunia. Model Dinamyc misalnya, berasal dari mobil slot, dan beberapa masih baru dengan hobi. Jumlah mobil yang tersedia memberikan gambaran yang menggembiraan untuk olahraga baru yang dihasilkan. Kit datang dari seperti Dynamic, Delta, Citizenship, Heathkit, Ra-Car, Associated, Kyosho, Mardave, PB, Thorp dan yang terkenal bernama Aluminium Khusus Reynolds.

Desain dari mobil bervariasi. Beberapa cukup rumit dan mesin terhubung ke gearbox operasional dan memiliki suspensi dasar. Lainnya sederhana chassis dengan konfigurasi mesin Sidewinder menggerakkan langsung ke gigi terhubung pada poros belakang atau pada salah satu roda belakang. Hampir semua memiliki cengkeraman sentrifugal. Hal ini menjadi kebutuhan ROAR tapi Dinamyc menghasilkan sebuah mobil yang memiliki torque converter dengan roda gigi epicyclic yang dioperasikan oleh tuas, untuk memberikan dorongan. Seiring waktu, agar mesin menghasilkan tenaga lebih, tetapi lebih mungkin pada biaya pembuatan, desain chassis lebih kearah Flat / Sidewinder (datar). Pada pertengahan 1970-an model datar menjadi desain tertinggi dan digunakan hingga tahun 1980.



Pada pertengahan hingga akhir 1970-an desain chassis terdiri dari fiber glass. Chassis utama dihubungkan ke sebuah pod (aluminium) untuk dipasangkan mesin dan poros belakang. Sebuah bagian radio dipasangkan di atas chassis pada blok, dan juga tangki bahan bakar 125cc. Bagian radio dapat dipasang erat ke sasis atau diamankan dengan grommet karet dengan sekrup untuk modikasi atau penyesuaian. Penyempurnaan bertahap diawali dengan adanya ball bearing, rem cakram , tangki bahan bakar plastik, as roda belakang dan knalpot yang bisa disetel. Digunakannya Roda gila / kopling dengan unit yang lebih kecil dan PTFE . Evolusi dari jenis sasis ini dihentikan pada tahun 1980 dengan pengenalan pertama dari suspensi mobil baru. Hingga saat ini RC Car terus berkembang dengan teknologi yang jauh lebih canggih. Skala pun sangat beragam dari skala 1:64 sampai skala 1:5. (FL)

Kombinasi RC Mobil dengan Kecerdasan Buatan
Sebuah tim developer asal Inggris, menemukan sebuah ide yang liar: mereka mencoba menyatukan konsep slot car, mainan radio control dengan kecerdasan buatan yang biasanya dirancang untuk video game. Akhirnya mereka berhasil mengkombinasi semuanya dalam satu set mainan revolusioner, dinamai Real FX.

Real FX memiliki semangat yang sama seperti Anki Drive yang diperkenalkan berbulan-bulan lalu. Bedanya, Real FX lebih mudah dinikmati oleh banyak orang karena ia tidak membutuhkan handset ataupun harus berjalan di sistem operasi tertentu.

Satu set Real FX terdiri dari mainan mobil, remote control Smart Controller, dan lembaran sirkut Smart Track yang bisa Anda susun sesuai keinginan. Mobil-mobil mainan Real FX memanfaatkan sensor electro-optical pada bagian depan dan belakang, ia akan berkomunikasi secara langsung dengan Smart Controller. Dengan tiga buah baterai AAA 1,5 volt, mobil dapat melaju selama empat jam non-stop.

Lalu untuk apa kecerdasan buatannya? Artificial intelligence akan membantu Anda untuk tidak keluar jalur saat mobil sedang berlaju kencang. Jika disimulasikan dengan ukuran sesungguhnya, mobil-mobil mainan ini seolah-olah melaju dalam kecepatan 180 mph – atau sekitar 290 kilometer per jam.


Tapi permainan ini tetap menuntut Anda dalam menggunakan skill untuk menyusul lawan, menghindari hal-hal berbahaya (seperti genangan minyak hingga ban meletus), memperbaiki mobil di pit-stop, dan menjadi yang tercepat di arena balap. Jika Anda memacu mobil terlalu cepat, ia akan tergelincir di tikungan tajam dan keluar dari jalur.
Dan seperti video game, Anda bisa bermain secara multiplayer ataupun singleplayer. Anda tidak membutuhkan orang lain untuk bisa menikmatinya. Yang Anda perlu lakukan hanyalah menambahkan mobil lain dan mensettingnya ke mode Pace Car. Adanya kecerdasan buatan memungkinkan mobil tersebut berpacu melawan Anda dengan gigih.

Tim developer menyebut Real FX sebagai mainan yang mudah dipasang dan dipelajari, namun membutuhkan latihan dan jam terbang agar bisa mahir. Ia akan dilengkapi dengan fitur voice menu dan juga pengumuman perlombaan dalam delapan bahasa (Inggris, Spanyol, Perancis, Itali, Jerman, Arab, Jepang dan Rusia).

Ada dua buah mode yang bisa Anda nikmati: Practice, dimana Anda bisa menciptakan rekor waktu tercepat, dan kawan Anda bisa turut berpartisipasi di dalamnya; serta Championship, yang memungkinkan para pemain bertanding bersama-sama. Anda bisa memilih jumlah lap atau mengkustomisasi settingnya sendiri.

Tiap kali ada bahaya di depan, remote Smart Controller akan mengingatkan pemain. Dengan begitu, Anda harus menyesuaikan gaya mengemudi sebelum melewatinya. Jika menabraknya, performa mobil Anda akan turun sementara.

Lalu ada juga event random seperti kerusakan mesin. Jika kebetulan mobil mainan Anda yang mengalami kerusakan, ia tidak akan mampu berjalan dengan normal hingga Anda mengunjungi pit-stop.




Reference: